Friday, July 12, 2013

Kumis Kucing Serta Manfaatnya

Orthosiphon aristatus atau dikenal dengan nama kumis kucing termasuk tanaman dari famili Lamiaceae / Labiatae. Tanaman ini merupakan salah satu tanaman obat asli Indonesia yang mempunyai manfaat dan kegunaan yang cukup banyak dalam menanggulangi berbagai penyakit.

Ciri-ciri:
Kumis kucing termasuk terna tegak, pada bagian bawah berakar di bagian buku-bukunya dan tingginya mencapai 2 meter. Batang bersegi empat agak beralur berbulu pendek atau gundul. Helai daun berbentuk bundar atau lojong, lanset, bundar telur atau belah ketupat yang dimulai dari pangkalnya, ukuran daun panjang 1 – 10 cm dan lebarnya 7.5 mm – 1.5 cm. urat daun sepanjang pinggir berbulu tipis atau gundul, dimana kedua permukaan berbintik-bintik karena adanya kelenjar yang jumlahnya sangat banyak, panjang tangkai daun 7 – 29 cm.

Ciri khas tanaman ada pada bagian kelopak bunga berkelenjar, urat dan pangkal berbulu pendek dan jarang sedangkan di bagian yang paling atas gundul. Bunga bibir, mahkota yang bersifat terminal yakni berupa tandan yang keluar dari ujung cabang dengan panjang 7 - 29 cm, dengan ukuran panjang 13 – 27 mm, di bagian atas ditutupi oleh bulu pendek berwarna ungu dan kemudian menjadi putih, panjang tabung 10 – 18 mm, panjang bibir 4.5 – 10 mm, helai bunga tumpul, bundar. Benang sari ukurannya lebih panjang dari tabung bunga dan melebihi bibir bunga bagian atas. Buah geluk berwarna coklat gelap, panjang 1.75 – 2 mm. 2.3. gagang berbulu pendek dan jarang, panjang 1 mm sampai 6 mm.

Sifat dan Khasiat
Herba kumis kucing rasanya manis sediit pahit, sifatnya sejuk. Berkhasiat antiradang, peluruh kencing (diuretik), menghilangkan panas dan lembab, serta menghancurkan batu saluran kencing.

Kandungan Kimia
Orthosiphonin glikosida, zat samak, minyak asiri, minyak lemak, saponin, sapofonin, garam kalium, mioinositol dan sinensetin. Kalium berkhasiat diuretik dan pelarut batu saluran kencing, sinensetin berkhasiat antibakteri.

Bagian yang Digunakan
Bagian yang digunakan adalah herba, baik yang segar maupun yang telah dikeringkan.

Indikasi
Herba kumis kucing digunakan untuk pengobatan:
Infeksi ginjal akut dan kronis
Infeksi kandung kencing (sistitis)
Kencing batu
Sembaba karena timbunan cairan di jaringan (edema)
Kencing manis (diabetes mellitus)
Tekanan darah tinggi (hipertensi)
Rematik gout

Pengolahan:
- Mengobati penyempitan saluran kencing. Caranya, ambil 10 gram kumis kucing, 10 gram kayu anyang, 10 gram pulosari, 10 gram adas, lalu rebus dengan 200 cc air. Minum air ramuannya. Agar hasilnya lebih maksimal, hindari makan makanan yang asin.
- Mengobati kencing batu. Caranya, ambil daun remujung, jagung muda, murbei, daun meniran, lalu rebus dengan 4 gelas air hingga tersisa setengahnya. Minum 1 kali sehari.
- Menghilangkan rasa lelah. Caranya, ambil daun remujung 10 gram, daun pegangan 30 gram, kayu manis 50 gram, daun jinten 39 gram, kencur 20 gram, daun besaran 5 gram, daun sembung 15 gram, widara putih 15 gram, dan temu lawak 15 gram. Rebus bersama dengan 400 cc air hingga tersisa setengahnya, lalu tambahkan madu. Minum air ramuannya.
- Mengobati amandel. Caranya, ambil daun kumis kucing 1 genggam, rebus dengan 6 gelas air hingga tinggal setengahnya. Biarkan dingin, saring, lalu minum 3 kali sehari masing-masing 1 gelas.
- Mengobati pusing (tekanan darah tinggi). Caranya, ambil 5 lembar daun kumis kucing, cuci lalu tumbuk halus. Seduh dengan 1 cangkir air mendidih dan setelah dingin, saring dan minum 2 kali sehari masing-masing 1 gelas.

Sumber :
http://kamijarawulung.blogspot.com/2013/06/kumis-kucing-serta-manfaatnya.html

0 comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Sahabat Gema Herbal Medika

Site Meter

Pengunjung

free counters

  © Blogger templates The Professional Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP