Showing posts with label Buah apel. Show all posts
Showing posts with label Buah apel. Show all posts

Saturday, January 7, 2012

Cuka Apel Stabilkan Tekanan Darah

Apel dikenal memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Ketika difermentasikan menjadi cuka, apel tetap saja berkhasiat. Di antaranya bisa meredakan gangguan hipertensi dan keluhan pembuluh darah, hingga menurunkan berat badan.

Konsumsi sebutir apel sehari akan menghindarkan kita dari kamar praktik dokter. Pepatah lama itu lahir bukan tanpa arti. Kandungan vitamin dan mineral apel menjamin tubuh tetap bugar dan bebas dari deraan penyakit.

Diperkirakan ada sekitar 7.000 varietas apel di seantero dunia dengan khasiat yang beragam. Beberapa penelitian mengungkap, kandungan kalium dan potasium buah ini mampu meredam risiko stroke, mengurangi kadar gula dan kolesterol, serta menyehatkan pembuluh darah.

Kebanyakan orang mengonsumsi apel dalam bentuk buah segar. Ada juga yang mengolahnya menjadi jus, ditambah sirop atau perasa tambahan lainnya. Yang lain, ada yang mengolahnya menjadi cuka.

Cuka apel merupakan sumber serat larut paling baik, bebas kolesterol dan lemak, serta mengandung natrium. Kandungan pektinnya juga efektif menekan kolesterol jahat penyumbat pembuluh darah (LDL) dan meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL). Cocok diminum panas ataupun dingin.

Sari apel bersifat antiseptik, sehingga bisa membantu menekan jumlah bakteri jahat dalam saluran pencernaan, memperbaiki metabolisme tubuh, memperlancar aliran darah, mengatasi keracunan, serta menekan risiko obesitas. Selebihnya, cuka apel juga mengandung karotenoid, sumber vitamin A yang berfungsi meningkatkan daya tahan tubuh.

Bukan hanya melalui penelitian resmi, cuka apel telah lama dikenal berkhasiat dari pengakuan secara empiris. Mira misalnya, beberapa kali berbagi pengalaman melalui e-mail dan mailing list kepada teman-temannya sekantor tentang cuka apel.

“Awalnya aku beli cuka apel untuk suamiku yang ada kecenderungan hipertensi. Justru ayahku yang meminumnya. Beliau kebetulan ada masalah dengan asam urat. Setelah habis dua botol, ngilu di kakinya sudah jauh berkurang,” kata ibu dua anak yang tinggal di Depok ini.

Ia lantas menyarankan suaminya rutin mengonsumsi cuka apel. Hasilnya juga lumayan, tekanan darah sang suami berangsur stabil. Meski begitu, Mira meyakini kondisi ayah dan suaminya membaik bukan hanya gara-gara cuka apel, tetapi karena mereka juga menghindari makanan pemicu keluhan.

“Karena itu, setiap ada teman yang tanya, saya mewanti-wanti bukan sekadar konsumsi cuka apel, tetapi harus disertai kemauan hidup sehat,” ujarnya.

Berat Turun
Di Jakarta Selatan, Effendi mengaku, setelah sebulan mengonsumsi satu sendok makan cuka apel dicampur setengah gelas air dingin sebelum sarapan, kebugarannya meningkat. “Pertama kali minum cuka apel, rasanya sangat asam, tetapi lama-lama biasa saja. Setelah tiga bulan, berat badan turun hampir empat kg. Efek lain yang saya rasakan, selera terhadap makanan berlemak menjadi berkurang,” tutur pria berusia 54 tahun itu.

Cerita lain disampaikan Anita. Mahasiswi jurusan periklanan tingkat akhir ini mengaku, sempat mogok minum cuka apel karena rasanya yang kurang enak. Belakangan ia menemukan ramuan yang pas untuk dirinya, yakni dua sendok cuka apel dicampur air dingin secukupnya ditambah sesendok madu.

Selain diminum langsung, cuka apel biasa dicampurkan dalam sup, juga sebagai bahan salad dressing, saus barbeque, dan lain-lain. Di beberapa negara, cuka apel bisa dijumpai dalam kemasan pil dan dijual sebagai diet suplemen maupun vitamin.

Proses fermentasi hingga jadi cuka apel, yakni gula dari cairan apel diubah oleh ragi, yang biasa dipakai untuk membuat sampanye, menjadi minuman beralkohol dengan kadar kira-kira 5 persen. Mula-mula rasanya manis, lalu sedikit getir, kemudian aroma buahnya muncul sempurna. Kadang cairan fermentasi dipakai sebagai ganti minuman anggur dalam berbagai resep.

Karena difermentasi, wajar bila muncul kandungan alkohol di dalamnya. Meski begitu, alkohol hasil fermentasi dipercaya tidak menimbulkan masalah karena bukan dari cairan tambahan, tetapi dari buah apel itu sendiri.

Apa efek sampingnya? Sebuah kajian di Malaysia mengungkapkan, cuka apel tak berefek samping bila dikonsumsi sesuai takaran atau tidak lebih dari enam sendok teh sehari. Keluhan yang sering muncul jika dikonsumsi berlebihan adalah rasa pusing, tetapi dapat dicegah dengan banyak minum air sebagai penawar.

Pada dasarnya darah resisten terhadap asam (sifat cuka apel), kelebihan asam akan dibuang secara alami melalui urin dan keringat. Sebaliknya, darah reaktif terhadap basa. Artinya pH darah akan naik bila terdapat gizi yang bersifat basa. Kondisi darah yang cenderung basa memudahkan tubuh terserang penyakit.

Karena itu, konsumsilah cuka apel tetap sesuai aturan. Terlebih bagi yang memiliki masalah berupa gangguan ginjal. Seperti petuah sehat lainnya, kesembuhan maupun kebugaran tubuh tak semata-mata karena obat atau ramuan tertentu, tetapi lebih pada kesadaran untuk memilih pola makan seimbang dan berperilaku sehat.

Minum atau Dicampur
Karena berbentuk cair, selain diminum langsung, cuka apel sering ditambahkan ke dalam makanan olahan tertentu sebagai campuran. Berikut di antaranya:
- Untuk minuman, cuka apel dikonsumsi langsung dengan takaran satu sendok makan diencerkan dengan setengah cangkir air putih.
- Karena rasanya yang asam, sebagian orang mencampurnya dengan madu agar lebih manis. Namun, Anda yang kadar gula darahnya tinggi sebaiknya tidak menambahkan madu. Untuk pengobatan, dua sendok makan cuka apel, satu sendok makan madu, dan segelas air, diaduk sampai rata.
- Cuka apel juga dapat dimanfaatkan untuk dressing salad. Biasanya dicampur dengan bahan lain seperti minyak zaitun dan putih telur.
- Cuka apel dapat dibeli di supermarket dengan harga relatif murah

(Sumber :Tabloid Gaya Hidup Sehat)


baca selanjutnya...

Sunday, August 28, 2011

7 makanan pembasmi sel kanker payudara

Mencari referensi tentang makanan yang ditakuti tumor/kanker, saya menemukan 7 makanan pembasmi sel kanker payudara. Setidaknya ketujuh makanan alami ini mengandung unsur-unsur antioksidannya, sehingga merupakanan makanan sehat yang mesti diperhatikan untuk dikonsumsi secara rutin oleh anda. Tentu saja ini tidak hanya sebatas pencegah dan pembasmi kanker payudara, melainkan kanker-kanker yang lainnya.

Dari sejumlah hasil penelitian, banyak ditemukan makanan alami yang mengandung antioksidan dan antiradang yang berfungsi untuk mengatasi radikal bebas yang hinggap di dalam tubuh. Makanan-makanan yang dimaksud tentunya didominasi oleh makanan-makanan alami (tanpa diolah). Salah satu fungsi dari makanan-makanan antiradang/ antioksidan tersebut ialah untuk pencegahan bahkan pengobatan kanker. (baca juga: tanaman herbal untuk dtoksifikasi)

Salah satu kanker yang paling ditakuti (terutama oleh perempuan) ialah kanker payudara. Berkaitan dengan kanker payudara, ada tujuh makanan (baik sayur maupun buah) yang disebut-sebut oleh kalangan peneliti sebagai antioksidan/antiradang terbaik, yaitu:

1. Tomat
Sudah dibahas tentang khasiat dan manfaat tomat (baca: postingan khasiat dan manfaat tomat). Likopen yang terkandung di dalam tomat merupakan antioksidan yang telah terbukti melawan sel kanker payudara, serviks, ovarium, dan prostat. Unsur tomat yang terkandung di dalam saus, kecap saus, ataupun pasta bahkan lebih baik karena konsentrasi kandungannya lebih banyak.

2. Berry
Keluarga berry (blueberry, raspberry, dan blackberry) ialah antioksidan yang mengandung antosianin yang terbukti dapat membunuh sel kanker payudara.

3. Teh
Baik teh hijau maupun teh hitam mengandung catechin yang dapat menghambat progresifitas sel kanker payudara.

4. Bayam hijau
Bayam merupakan salah satu sayuran hijau paling bergizi. Lutein dan vitamin E yang terkandung di dalam bayam hijau diketahui dapat mencegah kanker payudara, kanker hati, kolon, ovarium, dan prostat, serta beberapa jenis kanker lainnya.

5. Bawang putih
Substansi tertentu di dalam bawang putih dapat melawan sel kanker payudara, lambung, dan esofagus. Untuk memperoleh kandungan antikanker yang optimal, jangan terlalu lama memasak bawang putih.

6. Apel
Apel mengandung kuersetin yang dapat melawan sel kanker payudara, paru, dan prostat. Sebaiknya makan beserta kulitnya.

7. Labu kuning
Mengandung bera-karoten yang dapat melindungi DNA sel dalam tubuh.

Untungnya, makanan-makanan tersebut selain berry mudah ditemukan di Indonesia, bahkan dalam jumlah melimpah sekalipun.

NB: belakangan ini, ditemukan pula zat antioksidan di dalam sirsak, cabe merah, dan paprika.

Sumber : http://www.obatherbalalami.com/2011/08/7-makanan-pembasmi-sel-kanker-payudara.html


baca selanjutnya...

Saturday, February 26, 2011

Makan Apel di Pagi Hari Bikin Tubuh Tak Cepat Ngantuk

Mengonsumsi satu buah apel di pagi hari lebih efektif untuk membuat seseorang tetap terjaga dibandingkan dengan minum secangkir kopi. Ini bukan karena apel mengandung kafein tapi karena tingkat glukosa (kadar gula) yang tinggi.

Apel adalah salah satu buah yang rendah lemak tapi kaya akan kalori dan enzim yang bisa membantu memecah dan mencerna makanan lain yang dikonsumsi.

Mengonsumsi satu buah apel di pagi hari lebih efektif untuk membuat seseorang tetap terjaga karena apel mengandung glukosa yang bisa memberikan energi ke otak dan membuat orang tetap terjaga, seperti dikutip dari Livestrong, Jumat (25/2/2011).

Selain mengandung glukosa yang memberikan tubuh energi, apel juga mengandung nutrisi lainnya seperti karbohidrat, serat yang baik untuk tubuh, kalsium, fosfor, zat besi, natrium, kalium, vitamin C, A dan folat.

Sementara itu Dr Melody Hart, ND, PhD dari Chicagohealers.com menuturkan ada 6 manfaat kesehatan yang bisa didapatkan jika seseorang mengonsumsi apel, mulai dari melawan penyakit hingga pencegahan kanker yaitu:

1. Peneliti dari Perancis menemukan flavonoid dalam apel yang bernama phloridzin bisa melindungi perempuan yang telah menopause dari risiko osteoporosis serta meningkatkan kepadatan tulang, dan mineral boron dalam apel bisa memperkuat tulang.

2. Salah satu penelitian menunjukkan anak-anak asma yang minum jus apel setiap harinya bisa mengurangi 'mengi' yang diderita, dan studi lain menemukan ibu hamil yang sering mengonsumsi apel memiliki anak dengan tingkat risiko asma lebih rendah.

3. Sebuah penelitian dari Cornell University yang dilakukan pada mencit menemukan bahwa quercetin dalam apel bisa melindungi sel-sel otak dari kerusakan akibat radikal bebas yang bisa menyebabkan penyakit alzheimer.

4. Senyawa pektin yang terkandung di dalam apel bisa membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL), konsumsi dua buah apel sehari bisa menurunkan kolesterol sebanyak 16 persen.

5. Peneliti dari Cornell University menemukan bahwa tikus yang mengonsumsi satu apel per hari bisa mengurangi risiko kanker payudara sebesar 17 persen, jika konsumsi 3 apel sehari bisa mengurangi risiko hingga 39 persen.

6. Sebuah studi menemukan bahwa tikus yang diberikan ekstrak kulit apel bisa menurunkan risiko kanker usus besar sebesar 43 persen. Sedangkan penelitian lain menunjukkan pektin dalam apel bisa mengurangi risiko kanker usus besar dan membantu mempertahankan saluran pencernaan yang sehat.

Sumber : DETIKCOM


baca selanjutnya...

Wednesday, October 20, 2010

Manfaat Buah-buahan

Beberapa buah-buahan ternyata mengandung zat-zat yang dapat menggantikan nutrisi makanan seperti daging. Buah-buahan yang sering kita lihat sehari-hari memiliki banyak manfaat yang luar biasa!

FUNGSI JUS
- Meningkatkan daya tahan tubuh
- Menurunkan kadar kolesterol
- Melancarkan proses pencernaan
- Sebagai Anti Oksidan dan Anti Kanker
- Mempercepat Proses Penyembuhan
- Membuat Awet Muda

APEL
Kombinasi kandungan garam mineral dan pektin dalam apel, serta kandungan asam oksalik pada bayam membentuk substansi unik yang memenuhi dinding-dinding usus dan melalui gerakan kimia ang kuat tapi aman "melepaskan" kotoran yang ada di usus besar yang telah mengendap berhari-hari, berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun. Kandungan zat pektin dalam apel juga mampu menurunkan kadar kolesterol dan triglycerides yang mengganggu fungsi jantung.

JUS APEL
Fungsi utamanya:
- Mengurangi nafsu makan
- Mengendalikan tekanan darah dan kadar gula darah
- Pembersihan racun dalam usus

ALPUKAT
Kandungan kalori, lemak dan minyak yang tinggi di dalamnya tidak saja menjadi sumber enerji yang melimpah yang dibutuhkan pada saat puasa, tapi juga mengurangi kadar kolesterol dan menjaga kelenturan otot-otot sendi.

JUS ALPUKAT
Fungsi utamanya:
- Melembabkan dan mengencangkan kulit
- Membantu pembentukan sel darah merah
- Mencegah anemia

JERUK
Sari buah jeruk yang banyak mengandung vitamin C sangat baik karena selain menstimulasi sistem kekebalan tubuh, juga menghilangkan sumbatan lendir di tenggorokan, rongga hidung, paru-paru dan perut. Berguna pula untuk membersihkan liver dan menghilangkan rasa sakit di tubuh akibat influenza. Campuran sari jeruk nipis dan madu sangat berkhasiat menyembuhkan radang tenggorokan dan amandel. Bagi mereka yang memiliki gangguan lambung, tentu pilih buah jeruk yang tidak terlalu asam.

JUS JERUK
Fungsi utamanya:
- Memerangi infeksi
- Memperkecil resiko stroke dan serangan jantung
- Mengatasi flu dan demam

PEPAYA DAN MANGGA
Jus campuran pepaya dan mangga memiliki kandungan karbohidrat dan enzim yang tinggi. Jus segar ini bermanfaat dalam menanggulangi pembengkakan dan peradangan, gangguan pencernaan dan demam. Jus mangga sendiri dapat mengurangi dehidrasi dan memperlancar sirkulasi darah. Sedangkan pepaya melancarkan buang air besar dan mengatasi sembelit.

JUS MANGGA
Fungsi utamanya:
- Mencegah bau badan
- Desinfektan bagi tubuh dan membersihkan darah
- Meremajakan sel

PEAR
Mengkonsumsi buah Pear membantu mengatasi rasa tidak enak di perut akibat kadar asam yang berlebihan yang berasal dari makanan berkalori tinggi, berminyak dan pedas. Jus pear juga dapat dicampur dengan apel dan sedikit jeruk nipis.

JUS PEAR
Fungsi utamanya:
- Mengendalikan hipertensi
- Mengencerkan dan menghilangkan dahak
- Mengatasi gangguan lambung

DELIMA
Di Irak dan Iran, jus delima yang dibuat kumur terlebih dahulu sebelum diminum membantu membersihkan mulut dan gigi, serta mencegah infeksi sehingga membantu menghilangkan bau mulut yang tidak sedap. Memakan dengan perlahan-lahan buah delima dan mengeluarkan bijinya dapat menjernihkan suara yang serak dan menghindari kekeringan tenggorokan. Manfaat lainnya, kandungan zat tanin dalam buah delima dapat membius cacing gelang, cacing kremi dan cacing pita dalam usus sehingga mereka dapat dikeluarkan melalui air besar. Cara ini sudah biasa digunakan oleh penduduk Mesir dan Vietnam.

JUS DELIMA
Fungsi utamanya:
- Mengikis kanker

TOMAT
Jus tomat segar sangat membantu pembentukan glycogen dalam liver. Menurut penelitian ditemukan bahwa jus tomat menyeimbangkan fungsi liver dengan cepat dan dengan demikian berarti menjaga stamina tubuh dan menyehatkan badan. Garam mineral yang kaya dalam tomat meningkatkan nafsu makan dan merangsang aliran air liur sehingga memungkinkan makanan dicerna dengan baik. Konsumsi tomat yang teratur membantu mengobati penyakit anoreksia (kehilangan nafsu makan).

JUS TOMAT
Fungsi utamanya:
- Mengontrol kadar gula dan darah
- Menggiatkan fungsi empedu dan hati
- Memperbaiki stamina seks

SEMANGKA
Terlalu banyak mengkonsumsi daging-dagingan, manis-manisan, goreng-gorengan, kopi dan minuman ringan sering membuat darah terlalu banyak kandungan asamnya dan mengakibatkan bintik-bintik merah di kulit. Jus semangka akan merontokkan asam tersebut dan memperbaiki kandungan darah. Bagi penderita diabetes, mengkonsumsi secara teratur jus semangka dapat menjaga meningkatnya gula darah. Kelebihan kandungan asam urik dalam tubuh yang menyebabkan arthritis, encok dan keracunan urea dapat dihilangkan dengan meminum jus semangka secara teratur dua kali sehari.

KELENGKENG
Buah ini banyak mengandung sukrosa, glukosa, protein, lemak, asam tartaric, vitamin A dan B. sebagai salah satu sumber energi, buah yang sangat manis ini berguna untuk meningkatkan stamina sehabis sakit. Kelengkeng sangat baik untuk memenuhi kebutuhan energi bagi wanita hamil yang lemah atau setelah melahirkan. Memakan buah ini secukupnya secara teratur dapat menambah nafsu makan, mencegah anemia dan pemutihan rambut dini. Selain itu akan mempercepat kesembuhan luka luar. Awas, konsumsi secukupnya saja, kalau kelebihan, akan membuat tubuh menjadi panas akibat kelebihan energi.

BELIMBING
Meminum atau memakan buah belimbing dan menelannya secara perlahan dapat mencegah dan mengatasi infeksi mulut dan tenggorokan. Campuran belimbing dan madu juga dapat membantu mencegah dan mengatasi kencing batu.

JUS BELIMBING
Fungsi utamanya:
- Menurunkan tekanan darah
- Mencegah dan mengobati sariawan
- Mengencerkan dahak

LECI
Selain kandungan protein, lemak, vitamin C, fosfor, dan zat besi, buah leci mengandung sukrosa dan glukosa yang melimpah. Mengkonsumsi buah leci pada malam hari dapat menambah cadangan energi untuk keesokan harinya.

JUS WORTEL
Fungsi utamanya:
- Baik untuk kezsehatan mata
- Meremajakan sel dan menghambat penuaan
- Meningkatkan vitalitas seks

JUS JAMBU BIJI
Fungsi utamanya:
- Menurunkan kadar kolesterol
- Mencegah dan mengobati sariawan
- Mencegah keropos tulang

JUS STAWBERRY
Fungsi utamanya:
- Mengobti gangguan saluran kemih
- Mengendalikan kadar kolesterol
- Meredakan nyeri sendi

http://bima.ipb.ac.id/~anita/manfaat_buah_buahan_dan_jus_buah.htm


baca selanjutnya...

Sunday, October 3, 2010

Apel Turunkan Risiko Kanker Kolorektal

MENGONSUMSI apel secara teratur, menurut sebuah studi yang dipublikasikan di European Journal Of Cancer Prevention, bisa mengurangi risiko kanker kolorektal.

Dalam studi ini, peneliti dari Polandia membandingkan 529 pasien penderita kanker kolorektal dengan 765 pasien tanpa kanker kolorektal di rumah sakit yang sama.

Peneliti menemukan, pasien dengan kanker mengonsumsi rata-rata 9,5 takar apel per minggu. Sedang pasien tanpa kanker makan 11 takar apel seminggu.

Mereka yang makan satu apel sehari juga mengalami pengurangan risiko. Sedang mereka yang makan lebih dari satu apel sehari mengalami pengurangan risiko hingga setengahnya.

Mengonsumsi buah dan jenis sayur lainnya, menurut peneliti, tidak mempunyai efek yang sama dalam mengurangi risiko kanker kolorektal. Manfaat perlindungan apel, terang peneliti, berasal dari kandungan flavonoid tinggi di dalamnya.

Flavonoid

Antioksidan ini banyak terdapat pada kulit apel. Flavonoid mencegah kerusakan jaringan akibat radikal bebas. Hal ini mencegah kanker dan perbanyakan sel.

Kandungan antioksidan, terang peneliti, lima kali lebih banyak dalam kulit apel dibandingkan dalam daging buahnya."Karena itu, pastikan mencuci tapi jangan mengupas sebelum dimakan," terang peneliti, seperti dikutip situs dailymail.co.uk, Sabtu (27/3).

Akan tetapi, studi dari The World Cancer Research Fund menyatakan bahwa semua risiko kanker bisa dikurangi sebanyak 30 hingga 40 persen dengan melakukan perubahan gaya hidup sederhana, seperti menambah asupan buah dan sayuran, olahraga teratur dan mengontrol berat badan.

Sumber : MEDIA INDONESIA


baca selanjutnya...

Monday, September 6, 2010

Cara Alami Membersihkan Batu Empedu dengan Apel

oleh Dr Lai Chiu-Nan
Ini telah berhasil bagi banyak orang. Apabila kejadian anda demikian juga, ayolah beritahu pada orang lain. Dr. Chiu-Nan sendiri tak memungut biaya untuk informasinya ini, karena itu sebaiknya kita buat ini gratis juga. Ganjarannya adalah bila ada orang yang karena informasi yang anda berikan menjadi sehat.

Batu empedu tak banyak dirisaukan orang, tapi sebenarnya semua perlu tahu karena kita hampir pasti mengindapnya. Apalagi karena batu empedu bisa berakhir dengan penyakit kanker. “Kanker sendiri tidak pernah muncul sebagai penyakit pertama” kata Dr.Chiu-Nan.

“Umumnya ada penyakit lain yang mendahuluinya. Dalam penelitian di Tiongkok saya menemukan bacaan bahwa orang-orang yang terkena kanker biasanya ada banyak batu dalam tubuhnya. Dalam kantung empedu hampir semua dari kita mengandung batu empedu. Perbedaannya hanya dalam ukuran dan jumlah saja.. Gejala adanya batu empedu biasanya adalah perasaan penuh di perut (‘nek, busung) sehabis makan. Rasanya kurang tuntas mencernakan makanan. Dalam kondisi parah ada tambahan rasa nyeri pada ginjal.”

Bila anda menduga ada batu pada empedu anda, cobalah cara yang dianjurkan oleh Dr. Chiu Nan untuk menghilangkannya secara alamiah. Pengobatan ini juga dapat dipakai bila ada keluhan gangguan hati, karena hati dan kandung empedu saling berkaitan.

Tata-cara pengobatannya adalah sebagai berikut :

1. Selama lima hari berturut-turut minumlah empat (4) gelas sari buah apel segar setiap hari, atau makanlah empat atau lima buah apel segar, tergantung selera anda. Apel berkhasiat melembutkan batu empedu. Selama masa ini anda boleh makan seperti biasa.

2. Pada hari ke-enam jangan makan malam. Jam 6 petang, aduklah satu sendok teh “Epsom salt” (magnesium sulfat, garam Inggris) dengan segelas air hangat. Jam 8 malam lakukan hal yang sama. Magnesium sulfat berkhasiat membuka pembuluh-pembuluh kandung empedu. Jam 10 malam campurkan setengah cangkir teh minyak zaitun (atau minyak wijen) dengan setengah cangkir sari jeruk segar. Aduklah secukupnya sebelum diminum. Minyaknya melumasi batu2 untuk melancarkan keluarnya batu empedu.

Keesokan hari Anda akan menemukan batu-batu berwarna kehijauan dalam limbah air besar anda. “Batu-batu ini biasanya mengambang,” menurut Dr. Chiu-Nan. “Cobalah hitung jumlahnya. Ada yang jumlahnya 40, 50 sampai 100 batu. Banyak sekali. Tanpa gejala apapun Anda mungkin memiliki ratusan batu yang berhasil dikeluarkan melalui metoda ini, walaupun mungkin tidak semuanya keluar.

Sumber : http://sumansutra.wordpress.com/cara-alami-membersihkan-batu-empedu-dengan-apel/


baca selanjutnya...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Sahabat Gema Herbal Medika

Site Meter

Pengunjung

free counters

  © Blogger templates The Professional Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP