Showing posts with label Bunga Sepatu. Show all posts
Showing posts with label Bunga Sepatu. Show all posts

Monday, January 6, 2014

10 Manfaat Kesehatan dari Teh Bunga Sepatu

Hibiscus atau seringkali dimaksud kembang (bunga) sepatu, adalah type tanaman bunga yang sering ditemukan di tempat tropis, terhitung indonesia. Kembang sepatu mempunyai variasi warna yang cukup bermacam, layaknya merah, kuning, putih, dan sebagainya. Kembang sepatu umumnya juga dipakai untuk menyembuhkan problem rambut rontok. Tetapi, kembang sepatu juga mempunyai faedah untuk kesehatan tubuh kita lho, contohnya teh kembang sepatu. Tersebut disini faedah teh kembang sepatu untuk kesehatan tubuh, layaknya ditulis boldsky.

1. Obat alami untuk pilek, flu batuk, serta demam. Teh herbal ini bisa menyembuhkan flu serta demam yang tengah anda derita.

2. Teh kembang sepatu kurangi sensasi terbakar di dalam tubuh wanita sebagai sinyal awal menopause. Wanita juga bisa nikmati faedah kesehatan dari teh herbal ini sesudah menopause. Teh ini bisa berikan dampak yang menenangkan dan mendinginkan tubuh.

3. Kaya dapat antioksidan. Teh kembang sepatu bisa kurangi tekanan darah tinggi serta kandungan kolesterol jahat didalam tubuh.

4. Kembang sepatu juga dikenal sebagai penambah daya lho. Bunga-bunga berwarna merah adalah sumber yang kaya dapat Vit. c, yang bisa menaikkan metabolisme serta daya tubuh.

5. Penurun kolesterol jahat. Sesuatu studi yang dikerjakan oleh beberapa ilmuwan di chung shan medical university di taiwan mendapatkan bahwa kandungan antioksidan didalam kembang sepatu bisa kurangi kandungan kolesterol serta trigliserida didalam tubuh.

6. Kembang sepatu yaitu obat alami untuk hipertensi. Teh herbal ini bisa kurangi tekanan darah tinggi yang dengan otomatis turunkan tingkat stres serta hipertensi.

7. Kembang sepatu juga tergolong makanan yang bergizi dikarenakan jadi sumber makanan yang kaya Vit. C, mineral, serta antioksidan. Nutrisi tersebut juga bisa membuat perlindungan tubuh dari infeksi saluran pernapasan.

8. Apalagi, keluhan umum layaknya sakit tenggorokan serta batuk dapat sembuh dengan minum teh herbal ini.

9. Menangani rambut rontok. mengonsumsi teh kembang sepatu dengan teratur juga bisa menghindar rambut rontok. Tetapi, anda juga dapat memakainya sebagai bahan masker rambut. Rebus kembang sepatu serta lantas bersihkan air rebusan tersebut pada rambut. Langkah ini menolong menyembuhkan rambut rontok.

10. Kembang sepatu juga kerap dipakai sebagai obat alami untuk jerawat. Bila anda pingin melawan jerawat, rendam kembang sepatu didalam air sepanjang sebagian jam serta lantas haluskan jadi pasta. Campur dengan madu serta berikan pada kulit yang berjerawat.

Ini yaitu faedah kesehatan dari kembang sepatu. Tanamlah tanaman bunga berwarna cerah ini di kebun anda untuk nikmati keindahan dan faedah kesehatan darinya.

Sumber :
http://www.sehat.info/kanal/335/10-manfaat-kesehatan-dari-teh-bunga-sepatu/


baca selanjutnya...

Saturday, June 15, 2013

Selain Cantik, Bunga Sepatu Juga Berkhasiat

Tanaman Bunga Sepatu, atau dikenal dengan nama latin Hibiscus Rosa-sinensis L, biasa ditanam dalam pekarangan sebagai tanaman hias. Namun, siapa sangka di balik kecantikannya, bunga dari tanaman ini memiliki ragam khasiat untuk kesehatan.

Hampir semua bagian dari tanaman ini, mulai dari daun, bunga, dan kelopak bunga memiliki manfaat bagi kesehatan. Salah satunya, kelopak bunga ini mengandung gossy peptin anthocyanin dan glucoside hibiscin yang mempunyai efek diuretic dan choleretic, memperlancar peredaran darah, mencegah tekanan darah tinggi, serta berfungsi sebagai tonik atau obat kuat.

Kelopak bunga sepatu mengandung vitamin A,C, protein, kalsium, dan asam amino. Asam amino pada tumbuhan ini berjumlah sekitar 18, misalnya arginin dan legnin yang berperan dalam proses peremajaan sel tubuh. Bunga sepatu juga kaya antioksidan.

Para ilmuan juga telah mengkorfirmasi sifat diuretik dari bunga sepatu mampu membantu tubuh menghilangkan kelebihan air sehingga baik untuk menjaga kesehatan jantung atau mengatasi masalah tekanan darah tinggi.

Untuk itu, tak heran rasanya, jika di Indonesia, daun dan bunga dari tanaman ini banyak digunakan dalam berbagai pengobatan tradisional. Kembang sepatu yang dikeringkan juga diminum sebagai teh. Adapula yang mengolahnya untuk dijadikan sirup, selai, juga minuman lainnya.

Jika tertarik untuk merasakan khasiat kesehatan dari tanaman ini, seperti dikutip laman Prevention, berikut resep sederhana membuat teh dari bahan bunga sepatu.

BAHAN:
250 ml air
3 sdm bunga kembang sepatu kering atau
4-5 bunga sepatu segar
1 batang kayu manis
1 sdm gula
Tetesan jeruk nipis

PETUNJUK:
Rebus air hingga matang. Kemudian campur dengan kembang sepatu dan kayu manis. Diamkan selama 20 menit. Lalu tambahkan gula dan perasan jeruk nipis. Dapat Anda sajikan panas atau dingin.

Sumber :
http://life.viva.co.id/news/read/390785-selain-cantik--bunga-sepatu-juga-berkhasiat


baca selanjutnya...

Monday, October 8, 2012

Manfaat Tersembunyi Kembang Sepatu

Siapa yang tidak kenal kembang sepatu (Hibiscus rosa- sinensis)? Orang Jawa menyebutnya dengan nama wora- wari, sedangkan orang Bali menyebutnya waribang. Dalam artikel berbahasa Inggris, tanaman ini juga disebut Chinese Hibiscus atau shoe flower.

Asal tanaman itu sendiri tidak jelas, namun diduga berasal dari kawasan Asia Timur, dan termasuk kelompok tumbuhan tropik dan sub tropik. Tinggi pohon bisa mencapai 4 meter, tegak dan banyak cabang, sehingga cocok dipakai sebagai tanaman pagar. Daun berwarna hijau gelap, dengan bagian permukaan yang mengkilat dan tepi daun yang bergerigi.

Bunganya mempunyai diameter kurang lebih 10 cm dengan warna mahkota bunga yang berwarna warni, yaitu merah, putih dan oranye. Suatu karakter spesifik yang dipunyai tanaman ini adalah sifat polyploidy, yaitu memiliki lebih dari sepasang kromosom, sementara kebanyakan makhluk biologis hanya mempunyai sepasang kromosom.

Keadaan ini memungkinkan lahirnya tipe tanaman yang sama sekali berbeda dari tanaman induk, dan hal itulah yang menyebabkan para penggemar tanaman senang melakukan eksperimen untuk menghasilkan hibrida baru.

Nilai bunga dan tanaman kembang sepatu semakin tinggi karena sejak lama secara turun temurun digunakan di berbagai belahan dunia untuk tujuan kesehatan. Terutama dalam praktik pengobatan China dan Ayurveda dari India.

Senyawa berkhasiat yang terkandung di dalam tanaman kembang sepatu antara lain senyawa golongan sterol, seperti stigmasterol, kampesterol dan beta sitosterol. Juga ada asam tartrat, asam sitrat dan asam oksalat, flavonoid dan glikosida flavonoid.

Kosmetik

Orang India, China dan Semenanjung Melayu memanfaatkan kembang ini untuk penumbuh rambut dan perawatan kesehatan kulit kepala.

Selain itu mereka juga percaya, bunga dan daun kembang sepatu dapat membantu menghitamkan rambut. Oleh karena itu cocok dipakai sebagai maskara dan pengganti pensil alis.

Untuk tujuan itu dapat dilakukan dengan cara yang sederhana saja. Daun dan bunga ditumbuk kasar, lalu diremas dengan penambahan air sedikit demi sedikit. Hasilnya adalah pasta kental yang dapat langsung dipakai sekaligus sebagai sampo dan conditioner, serta untuk membersihkan rambut dan kulit kepala.

Karena khasiat itu, maka orang India mencampurkan bunga sepatu ke dalam minyak kelapa yang kemudian dididihkan. Selanjutnya campuran itu dipakai untuk menstimulasi pertumbuhan, mengatasi kerontokan rambut dan mencegah atau mengobati ketombe, yaitu dengan cara dioleskan pada rambut dan kulit kepala.

Khusus untuk anti ketombe, ada yang menganjurkan untuk memakai sebanyak 15 bunga dalam secangkir minyak kelapa. Bagi yang tidak begitu suka bau minyak kelapa, dapat diganti minyak lain, seperti minyak zaitun.

Karena khasiatnya sebagai sampo itulah, maka secara tradisional masyarakat India menggunakan daun dan bunga sepatu sebagai sampo yang bersifat ringan bagi bayi. Dalam hal ini, sebaiknya digunakan cairan yang tidak terlalu kental.

Kesehatan Reproduksi

Barangkali kita sulit mempercayai, daun, akar dan bunga tanaman kembang sepatu sudah digunakan untuk mengatasi berbagai gangguan proses menstruasi. Pemakaian untuk tujuan ini tidak saja di India, tapi juga masyarakat yang bermukim di benua lain.

Rebusan daun dan bunga secara turun temurun dikenal khasiatnya untuk menjaga kelancaran atau keteraturan siklus haid, mengendalikan pengeluaran darah secara berlebihan dan mengobati berbagai gangguan yang berhubungan dengan siklus haid. Yang lebih mencengangkan, penggunaan bunga sepatu sebagai alat kontrasepsi.

Penyembuh Luka

Daun dan bunga sepatu mempunyai khasiat antiseptik. Oleh karena itu dapat digunakan untuk membantu mempercepat proses penyembuhan luka. Cukup dengan cara sederhana saja, yaitu dengan menumbuk daun dan bunga yang sudah dicuci bersih menjadi semacam tapel dan langsung ditempelkan pada daerah luka.

Khasiat itu pun sudah didukung hasil penelitian ilmiah yang menggunakan ekstrak bunga sepatu untuk penyembuhan luka buatan pada hewan coba tikus. Hasilnya sungguh menggembirakan dan menunjukkan prospek yang baik.

Atasi Flu

Bagi yang ingin bebas dari gangguan penyakit pada saluran napas, cobalah minum rebusan bunga, daun atau akar kembang sepatu. Rebusan itu terbukti bisa mengatasi gangguan napas pada keadaan flu, misalnya batuk, juga gangguan asma dan bronchitis.

Cara lain yang sering dilakukan juga untuk tujuan itu adalah menghirup uap rebusan bunga atau menggunakannya untuk berendam.

Mengefektifkan Manfaat Kembang Sepatu

Bagi mereka yang sedang mengalami masalah dengan rambut, perawatan menggunakan pasta yang dibuat dari daun dan bunga kembang sepatu bisa jadi alternatif pilihan. Syaratnya, dilakukan sesering mungkin dan untuk sementara waktu hindari pemakaian berbagai produk perawatan rambut kimiawi. Jangan lupa untuk meningkatkan asupan vitamin B dan mineral kalsium melalui makanan, yaitu bahan yang diperlukan bagi rambut yang sehat.

Sumber : http://tatacarahidupsehat.blogspot.com/2011/06/manfaat-tersembunyi-kembang-sepatu.html


baca selanjutnya...

Sunday, October 7, 2012

Manfaat Kembang Sepatu

Kembang sepatu atau dalam bahasa latinnya Hibiscus rosa-sinensis, tidak hanya indah sebagai penghias taman, tapi juga punya banyak manfaat bagi kesehatan.

Orang Jawa menyebutnya dengan nama wora-wari, sedangkan orang Bali menyebutnya waribang. Dalam artikel berbahasa Inggris, tanaman ini juga disebut Chinese Hibiscus atau shoe flower.

Asal tanaman itu sendiri tidak jelas, namun diduga berasal dari kawasan Asia Timur, dan termasuk kelompok tumbuhan tropik dan sub tropik. Tinggi pohon bisa mencapai 4 meter, tegak dan banyak cabang, sehingga cocok dipakai sebagai tanaman pagar. Daunnya berwarna hijau gelap, dengan bagian permukaan yang mengkilat dan tepi daun yang bergerigi. Bunganya mempunyai diameter kurang lebih 10 cm dengan warna mahkota bunga yang berwarna warni, yaitu merah, putih dan oranye.

Nilai bunga dan tanaman kembang sepatu semakin tinggi karena sejak lama secara turun temurun digunakan di berbagai belahan dunia untuk tujuan kesehatan, terutama dalam praktik pengobatan China dan Ayurveda dari India.

Senyawa berkhasiat yang terkandung di dalam tanaman kembang sepatu antara lain senyawa golongan sterol, seperti stigmasterol, kampesterol dan beta sitosterol. Juga ada asam tartrat, asam sitrat dan asam oksalat, flavonoid dan glikosida flavonoid.

Berikut ini beberapa manfaat kembang sepatu :

1. Kosmetik
Orang India, China dan Semenanjung Melayu memanfaatkan kembang ini untuk menumbuhkan rambut dan perawatan kesehatan kulit kepala. Selain itu mereka juga percaya, bunga dan daun kembang sepatu dapat membantu menghitamkan rambut. Oleh karena itu, cocok dipakai sebagai maskara dan pengganti pensil alis. Cara pembuatannya adalah daun dan bunga sepatu, ditumbuk kasar, lalu diremas-remas dengan penambahan air sedikit demi sedikit.

Hasilnya adalah pasta kental yang dapat langsung digunakan sebagai shampo dan conditioner, serta untuk membersihkan rambut dan kulit kepala. Karena khasiat itu, maka orang India mencampurkan bunga sepatu ke dalam minyak kelapa yang kemudian dididihkan.

Selanjutnya campuran itu dipakai untuk menstimulasi pertumbuhan rambut, mengatasi kerontokan rambut dan mencegah atau mengobati ketombe, yaitu dengan cara dioleskan pada rambut dan kulit kepala. Khusus untuk anti ketombe, ada yang menganjurkan untuk memakai sebanyak 15 bunga dalam secangkir minyak kelapa. Bagi yang tidak begitu suka bau minyak kelapa, dapat diganti minyak lain, seperti minyak zaitun.

Karena khasiatnya itulah, maka secara tradisional masyarakat India menggunakan daun dan bunga sepatu sebagai shampo yang bersifat ringan bagi bayi. Dalam hal ini, sebaiknya digunakan cairan yang tidak terlalu kental.

2. Kesehatan Reproduksi
Barangkali kita sulit mempercayai, daun, akar dan bunga tanaman kembang sepatu sudah digunakan untuk mengatasi berbagai gangguan proses menstruasi. Pemakaian untuk tujuan ini tidak saja dilakukan oleh masyarakat di India, tapi juga masyarakat yang bermukim di benua lain.

Rebusan daun dan bunga dari kembang sepatu, secara turun temurun dikenal berkhasiat untuk menjaga kelancaran atau keteraturan siklus haid, mengendalikan pengeluaran darah secara berlebihan dan mengobati berbagai gangguan yang berhubungan dengan siklus haid. Bunga sepatu juga dapat bermanfaat sebagai alat kontrasepsi.

3. Penyembuh Luka
Daun dan bunga sepatu mempunyai khasiat antiseptik. Oleh karena itu dapat digunakan untuk membantu mempercepat proses penyembuhan luka. Cukup dengan cara sederhana saja, yaitu dengan menumbuk daun dan bunga yang sudah dicuci bersih menjadi semacam tapel dan langsung ditempelkan pada daerah yang terluka. Khasiat itu pun sudah didukung dengan hasil penelitian ilmiah yang menggunakan ekstrak bunga sepatu untuk penyembuhan luka buatan, pada hewan percobaan. Hasilnya sungguh menggembirakan dan menunjukkan prospek yang baik.

4. Atasi Flu
Bagi yang ingin bebas dari gangguan penyakit pada saluran napas, cobalah minum rebusan bunga, daun atau akar kembang sepatu. Rebusan itu terbukti bisa mengatasi gangguan napas pada keadaan flu, misalnya batuk, juga gangguan asma dan bronchitis. Cara lain yang sering dilakukan, juga untuk tujuan mengatasi gangguan pernapasan adalah menghirup uap rebusan bunga atau menggunakannya untuk berendam.

Sumber : http://www.gayabunda.com/kesehatan/manfaat-kembang-sepatu.html


baca selanjutnya...

Friday, October 5, 2012

Manfaat dan Khasiat Bunga Sepatu.

Kembang sepatu (Hibiscus rosa-sinensis L.) adalah tanaman semak suku Malvaceae yang berasal dari Asia Timur dan banyak ditanam sebagai tanaman hias di daerah tropis dan subtropis. Bunga besar, berwarna merah dan tidak berbau. Bunga dari berbagai kultivar dan hibrida bisa berupa bunga tunggal (daun mahkota selapis) atau bunga ganda (daun mahkota berlapis) yang berwarna putih hingga kuning, oranye hingga merah tua atau merah jambu.

Nama ilmiah Bunga Sepatu:
Hibiscus rosa-sinensis

Nama daerah Bunga Sepatu :
Nama-nama daerah tanaman Bunga Sepatu tersebut antara lain bungong raya (Aceh), soma-soma (Nias), bunga bunga (Batak), kembang wera (Sunda), bunga raya (Melayu), kembang sepatu, wora-wari (Jawa), waribang (Bali).

Kandungan Kimia Bunga Sepatu :
Kembang sepatu memiliki rasa manis dan bersifat netral. Bahan kimia yang terkandung dalam daun kembang sepatu di antaranya taraxeryl acetat. Selain itu, bunga kembang sepatu mengandung cyanidin diglucosid, hibisetin, zat pahit, dan lendir. Efek farmakologis yang dimiliki oleh kembang sepatu di antaranya antiviral, antiradang (anti-inflamasi), antidiuretik, menormalkal siklus haid, dan meluruhkan dahak. Bunga kembang sepatu juga digunakan untuk mengobati air kencing bernanah (gonorrhoea), batuk berdahak dan bernanah, batuk rejan (pertusis), bisul (furunculus), bisul di kepala anak, borok (ulcustripicum), disentri, haid tidak teratur (irregular menstruation), infeksi saluran kencing, keputihan (leucorrhoea), melancarkan haid (emenagog), radang saluran napas (bronkitis), dan tuberkulosis (TBC). Selain itu, daunnya digunakan untuk mengobati bisul, demam karena malaria, gondongan (parotitis), mimisan (epistaxis), radang kulit (dermatitis), radang selaput lendir hidung, radang selaput mata (conjuctivitis), dan radang usus (enteritis).

Khasiat dan Manfaat Bunga Sepatu

1. Air kemih bernanah (gonorrhoea)
Cuci bersih 6 kuntum bunga sepatu dan 15 g sambiloto (Androgaphis paniculata) lain rebus dalam 600 ml air sampai tersisa 300 ml. Saring air rebusannya lalu tambahkan 1 sendok makan madu. Minum tiga kali sehari.

2. Batuk lendir dan darah
Cuci bersih 2 kuntum bunga kembang sepatu lain diremas-remas. Seduh dengan 400 ml air panas, lalu tutup dalam cawan selama semalam. Saring air esok harinya, tambahkan madu lalu minum pada pagi hari sebelum makan.

3. Batuk rejan (pertussis), radang saluran napas (bronkliitis)
Cuci bersih 2 kuntum bunga kembang sepatu, lalu giling sampai halus. Tambahkan 100 ml air matang hangat dan sedikit garam, lalu peras. Saring dan minum air perasan dua kali sehari dengan dosis yang sama.

4. Demam karena malaria
Rebus 50 g daun kembang sepatu, 1/2 lembar daun pepaya (Carica papaya), dan 10 g garam inggris (Sulfas magnesicus) dengan 1/2 liter air sampai mendidih. Minum air rebusan saat masih hangat.

5. Gondongan (parotitis)
Cuci bersih 30 g daun atau bunga kembang sepatu, lalu rebus dengan 400 ml air sampai tersisa 200 ml. Saring air rebusan dan minum tiga kali sehari dengan dosis sama.

6. Infeksi saluran kemih
Rebus 15 g akar kembang sepatu, 25 g meniran (Phyllanthus urinaria L), dan 30 g sambiloto (Androqap his panleulata) dalam 600 ml air sampai tersisa 300 ml. Saring air rebusannya, lalu minum dua kali sehari.

7. Keputihan
Rebus 15 g bunga kembang sepatu, 15 g jengger ayam (Celosia cristata L.), dan 30 g kulit delima segar atau i g kulit delima kering (Punica granaturn L.) dalam 500 ml air sampai tersisa 200 ml. Saring air rebusannya, lalu minum dua kali sehari.

8. Melancarkan haid dan mengatasi haid tidak teratur
Cuci bersih 3 kumtum bunga kembang sepatu, lain giling sampai halus. Tambahkan 150 ml air matang dan cuka beras putih secukupnya. Saring airnya, lalu minum dua sampai tiga kali sehari masing-masing 100 ml.

9. Mimisan (epistaxis)
Rebus 30 kuntum bunga kembang sepatu kering dengan 500 nil air sampai tersisa 200 ml. Saring air rebusan dan minum dua kali sehari.

10. Radang selaput ikat mata (conjunctivitas)
Rebus 30 g akar kembang sepatu dengan 400 ml air sampai tersisa 200 ml. Saring air rebusannya lain minum. Cara lainnya, rebus 15 g daun kembang sepatu dalam 400 ml air sampai tersisa 200 ml. Saring air rebusannya lain minum saat masih hangat.

11. Radang usus (enteritis)
Rebus 25 g bunga kembang sepatu dan 50 g sambiloto (Androgaphis paniculata) dalam 600 ml air sampai tersisa 300 ml. Saring air rebusannya, lalu minum dua kali sehari.

12. Sariawan (aphthae)
Seduh 30 g daun kembang sepatu dengan 100 ml air mendidih selama 15 menit. Setelah dingin, saring air rebusannya, lalu minum tiga kali sehari dengan dosis sama.

13. Tuberkalosis (TBC)
Cuci bersih 3 kuntum bunga sepatu dan 30 g krokot (Portukzca oleracea L), lalu giling sampai halus dan tambahkan 100 ml air panas. Saring dan minum air seduhan tiga kali sehari bersama 1 sendok makan madu masing-masing dengan dosis sama.

Catatan:
• Wanita hamil dilarang minum rebusan tumbuhan obat ini.
• Setiap pengobatan dilakukan secara teratur. Untuk penyakit berat, tetap konsultasikan dengan dokter.

Itulah Manfaat dan Khasiat Bunga Sepatu Jika ada saran dan kritik jangan ragu untuk menyampaikan. Jika ada khasiat lain yang belum tertera silakan tinggalkan komentar dalam bentuk komentar di bawah ini semoga bermanfaat bagi kita semua.

Sumber : http://www.togasehat.com/2012/02/khasiat-bunga-sepatu.html


baca selanjutnya...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Sahabat Gema Herbal Medika

Site Meter

Pengunjung

free counters

  © Blogger templates The Professional Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP