Showing posts with label Daun jinten. Show all posts
Showing posts with label Daun jinten. Show all posts

Sunday, January 19, 2014

Khasiat dan Manfaat Daun Jinten

Daun jinten merupakan tanaman yang banyak digunakan sebagai tanaman hias. Pada berbagai daerah tanaman ini disebut juga dengan nama daun hati – hati, daun kucing, tramun, acerang, iwak, mahja nerang dan lain – lain. Tumbuhan ini memiliki rasa yang getir, berbau harum, dan membuat tebal di lidah.

Kandungan Kimia
Daun jinten memiliki berbagai kandungan kimia yang banyak, diantaranya kalium, minyak atsiri dengan kandungan karvakrol, isoprofil dan fenol.

Khasiat dan Manfaat Daun Jinten
Sebagai peluruh angin
Menurunkan panas
Melancarkan ASI
Mengurangi rasa sakit
Menyegarkan badan
Sebagai pengharum badan
Sebagai antisptik

Pengobatan Dengan Daun Jinten
Mengobati sariawan.
Dengan mengnyah beberapa lembar daun jinten, ambil cairannya dan buang ampasnya. Demam. Gunakan 7 lembar daun jintan segar, haluskan kemudian peras dan disaring. Minum airnya sedangkan ampasnya dapat juga digunakan untuk menggosok badan.
Asma dan batuk.
Gunakan 10 lembar daun jinten segar, cuci kemudian bilas menggunakan air matang, haluskan kemudian peras dan saring. Minum airnya dan tambahkan dengan minyak wijen.
Sakit kepala.
Gunakan daun jinten yang masih segar cuci bersih kemudian memarkan daun tersebut. Gunakan dengan menempelkan pada kepala dan pelipis.
Perut kembung.
Gunakan sebanyak 5 lembar daun jinten, bersihkan dan tumbuk halus, seduh menggunakan ¾ cangkir air panas. Kemudian saring, minum selagi hangat.
Rematik. Gunakan sebanyak 10 lembar daun jinten segar, bersihkan kemudian giling halus, tambahkan dengan air kapur sirih secukupnya dan remas hingga rata. Gosokkan ramuan tersebut pada bagian yang terasa sakit.
Memperbanyak ASI.
Daun jinten dimasak bersama sop ayam.

Sumber:infogue.com


baca selanjutnya...

Tuesday, December 31, 2013

Khasiat Daun Jinten Untuk Sakit Kepala dan Rematik

Rasa letih sehabis melakukan kegiatan biasanya diatasi dengan istirahat. Namun, sering kali istirahat saja tidak cukup. Makanan pun diperlukan untuk menambah energi. Hanya saja, ada beberapa orang yang juga membutuhkan obat-obatan, suplemen stimulan semangat, dan ramuan penghilang lelah.

Dalam pengobatan Cina, bahan baku ramuan yang manjur untuk mengatasi lelah, lesu, dan menambah semangat adalah ginseng. Khasiat umbi yang banyak di Korea ini memang sangat banyak. Namun, banyak juga tumbuhan lain yang memiliki khasiat untuk mengatasi lelah dan lesu.

Salah satu tanaman perangsang semangat dan mengatasi lelah adalah daun jinten (Coleus amboinicus Lour). Tanaman ini memiliki banyak khasiat. Kandungan zat aktif dalam tanaman ini antara lain barbatusin, barbatusol (pada daun), koleol, forskolin (pada umbi-akar), dan phytosterol. Khasiat forskolin bahkan bisa sebagai tonikum jantung, merangsang ereksi, dan aktivator enzim adenilat-siklase. Sementara itu, phutosterol bersifat steroid.

Pada literatur Kebun Tanaman Obat Karyasari kandungan kimiawi dalam daun jinten antara lain kalium, minyak atsiri (dua persen) yang mengandung karvakrol, isoprofil-o-kresol, dan fenol. Semua zat kimia itu didapatkan di bagian daunnya. Efek farmakologis tanaman ini adalah berbau harum, getir, dan rasa tebal di lidah, menghilangkan sakit, penurun panas dan antiseptik, serta penyegar.

Mungkin banyak orang masih belum mengetahui rupa dan bentuk daun jinten. Di beberapa daerah, daun jinten dikenal dengan nama acerang, mahja nerek, iwak, daun hati-hati, bangun-bangun, dan lain-lain. Khasiat daun jinten bisa didapatkan dengan mengonsumsi daun-daunnya yang segar.

Daun jinten ini merupakan tanaman perdu yang batangnya tebal, berdaging lunak, dan agak berkayu dengan cabang-cabang yang mencapai ketinggian satu meter. Pada bagian batangnya terdapat ruas-ruas. Bila bagian ruas batangnya itu menyentuh tanah, maka akar bisa keluar pada bagian tersebut.

Daun jinten memiliki daun tunggal berwarna hijau. Daging daunnya tebal dan terletak berhadapan satu daun dengan daun lainnya. Bagian ini memiliki tangkai. Bentuk daunnya bulat telur berujung runcing dengan tepian bergerigi. Tulang daunnya tampak menonjol seperti jala. Jika diremas, daunnya mengeluarkan aroma yang harum.Sariawan, batuk, demam, hingga perut kembung, bisa disembuhkan dengan memanfaatkan bagian daunnya yang masih segar. Daun jinten juga bisa memperbanyak air susu ibu (ASI).

Untuk mengatasi sariawan, Anda dapat mengunyah beberapa lembar daun segar dan telan airnya, sedangkan ampasnya dibuang. Daun jinten segar bisa dihaluskan menjadi bubur, ditambah air matang, lalu airnya disaring, kemudian diminum. Air saringan ini bisa dimanfaatkan untuk mengatasi demam (ampasnya digosokkan ke badan) dan asma-batuk (air saringan ditambah minyak wijen), dan perut kembung.

Sakit kepala dan rematik juga bisa diatasi dengan daun jinten. Bagian daun segarnya dicuci bersih lalu dimemarkan. Tempelkan memaran daun itu pada kepala dan pelipis untuk sakit kepala. Untuk pengobatan rematik daun jinten dihaluskan, lalu ditambah air kapur sirih secukupnya. Bubur daun ini dioleskan dan digosok pada bagian yang sakit secara rutin. Bagi ibu yang menyusui, ASI dapat diperbanyak dengan mengonsumsi daun jinten. Caranya, masak sop ayam yang dicampurkan daun jinten, dan makan seluruhnya.

Daun jinten pun bisa mengatasi penyakit ayan. Caranya, campur daun segar, ngokilo, lenglengan, sambiloto, meniran, dan gula enau. Semua bahan dipotong-potong dan direbus. Setelah airnya menyusut hingga setengahnya, didinginkan, dan disaring. Airnya diminum setiap hari sebanyak tiga kali.

Sumber :
http://www.tauaja.com/tanaman-obat/khasiat-daun-jinten-untuk-sakit-kepala-dan-rematik.html


baca selanjutnya...

Friday, November 15, 2013

Khasiat Daun Jinten

Nama daerah : Sukan; Ajeran; Daun kucing; Daun kambing

Deskripsi tanaman : Tanaman semak, menjalar. Batang berkayu, lunak, beruas-ruas. Ruas yang menempel di tanah akan tumbuh akar, batang muda berwarna hijau pucat. Daun tunggal, mudah patah, bentuk bulat telur, tebal, tepi beringgit, berambut, panjang 6-7 cm, lebar 5-6 cm, bertulang menyirip, warna hijau muda. Bunga majemuk, berbentuk tandan, mahkota bentuk mangkok warna ungu.

Habitat : Tumbuh baik pada dataran rendah sampai 1100 m dpl, dibudidayakan sebagai tanaman hias.

Bagian tanaman yang digunakan : Seluruh bagian tanaman

KANDUNGAN KIMIAWI :
Tumbuhan ini kaya dengan berbagai kandungan kimia yang sudah diketahui, a I : Daun : Kalium, minyak atsiri 2% yang mengandung karvakrol, isoprofil-o-kresol dan fenol.
Kandungan kimia: Minyak atsiri; Fenol; Kalium

EFEK FARMAKOLOGI :
Aprodisak, penyegar Laktagoga (penambah asi), Analgesik (menghilangkan rasa sakit) Anti – piretik (penurun panas / demam), Sariawan, Batuk asma.
Khasiat: Ekspektoran; Antiseptik; Karminatif

Nama simplesia : Plectranthi amboinici Herba

Resep tradisional :

KHASIAT :

1. Demam.
Daun segar 7 lembar dicuci bersih lalu dibilas dengan air matang, tumbuk sampai seperti bubur lalu diperas & disaring. Airnya diminum dan ampasnya dipakai untuk menggosok badan.

2. Asma dan Batuk.
Daun 10 lembar cuci bersih dan bilas dengan air matang, tumbuk sampai seperti bubur lalu peras dan disaring. Air perasan nya ditambah minyak wijen, minum.

3. Sakit kepala.
Daun segar dicuci bersih lalu dimemarkan, tempelkan di kepala dan pelipis.

4. Rematik.
Daun segar 10 lembar digiling halus, tambahkan air kapur sirih secukupnya, diremas sampai merata. Bubur daun tersebut digunakan untuk melumas dan menggosok bagian yang sakit.

5. Ayan.
Daun jiten 30 lembar, ngokilo 10 lembar, lenglengan 25 lembar, sambiloto 40 lembar, meniran 8 sirip, gula aren 3 jari. Cuci dan potong potong seperlunya lalu direbus dengan4 gelas air bersih sampai tersisa 3 gelas. Setelah dingin disaring lalu diminum. Sehari 3x ¾ gelas.

6. Perut kembung :
Daun 5 lembar, cuci tumbuk halus, seduh dengan ¾ cangkir air panas. Saring, minum.

7. Memperbanyak asi.
Daun jiten dimasak dengan sop ayam. Makan seluruhnya.

8. Aphrodisiak.
Seluruh tanaman direbus bersama bahan lain.
Untuk batuk dan sakit kepala dapat juga dengan resep dibawah ini:

9. Batuk:
Daun jinten segar 7 helai; Air 100 ml, Dibuat infus atau diseduh, Diminum 2 kali sehari; pagi dan sore; tiap kali minum 100 ml; diulang selama 14 hari.

10. Sariawan perut :
Daun jintan segar 1 g; Daun saga segar 3 g; Herba pegagan segar 3 g; Daun Sirih segar 3 helai; Kulit kayu turi 4 g; Air 110 ml, Dibuat infus atau dipipis, Diminum 1 kali sehari 100 ml (infus); apabila dibuat pipisan diminum 1 kali sehari 1/4 cangkir; diulang selama 7 hari.

11. Sakit kepala :
Daun jinten segar 2 helai; Daun legundi segar 2 helai; Rimpang jahe merah 1 rimpang; Rimpang bangle secukupnya; Air secukupnya, Dipipis hingga berbentuk pasta, Dioleskan ke pelipis dan di belakang telinga; bila ada; dapat ditambahkan minyak kelonyo.

Sumber :
http://aghifaris.blogspot.com/2011/03/manfaat-dan-khasiat-tanaman-hebal-daun_12.html


baca selanjutnya...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Sahabat Gema Herbal Medika

Site Meter

Pengunjung

free counters

  © Blogger templates The Professional Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP