Showing posts with label Daun landik. Show all posts
Showing posts with label Daun landik. Show all posts

Monday, April 1, 2019

Landik: Tanaman Liar Yang Memiliki Manfaat Sebagai Obat Luka

Landik, orang jawa ada pula yang menyebutnya dengan nama “sujen trus,” sedangkan orang-orang Cina dmenjulukinya juga dengan istilah “Hua ye jia du juan,” adalah satu tanaman perdu yang bisa tumbuh liar dan adakalanya beberapa orang merawatnya sebagai tanaman hias di pekarangan rumah. Landik yang masuk dalam suku Acanthaceae dan bernama simplisia Barleriae lupulinae Folium, ditengarai berasal dari Madagaskar dengan bukti penemuan yang ukurannnya sampai ketinggian 100 m dpl.

Apa itu Landik?

Bentuk Landik?
Landik merupakan tanaman perdu yang bercabang banyak, dengan pada umumnya memiliki ketinggian1 hingga2 meter. Pada batangnya yang berkayu terdapat pula duri, dan warnanya adalah cokelat tua. Tentang daun, ia memiliki daun tunggal, dengan posisi berhadapan, dan memiliki tangkai pendek.

Bunga Kuning dan Rasa Pahit Pedas

Pada ujung batang tanaman landik akan muncul bunga warna kuning emas, dengan bentuk yang berkumpul dalam satu rangkaian dan buliran. Selain bunga, ada pula buah dengan biji bulat pipih, cokelat kehitaman. Rasa dari landik ini adalah bercampur antara pahit dan pedas.

Komposisi Zat
Zat yang terkandung dalam landik ada beberapa macam, antara daun dan batang ada zat-zat yang tak sama. Jika daun memiliki kadar polifenol, maka batang dan akar landak mengandung polifenol, saponin, dan flavonoida.

Khasiat dan Cara Memanfaatkannya
Meski tergolong tanaman liar, landik memiliki manfaat lebih guna mengobati beberapa penyakit dan luka yang kitra derita. Berikut adalah beberapa hal yang bisa kita redakan dan obati dengan cara memenfaatkan daun landik;

Manfaat dan Khasiat
* Pengobatan rabies, dan rasa sakit lain akibat dari gigitan anjing dan ular berbisa
* Mengatasi bengkak akibat pukulan dan tertimpa benda lain ataupun karena terjatuh
* Meredakan rasa sakit karena encok dan rematik
* Selain mengobati luka berdarah, berkhasiat pula untuk mengobati bisul dan juga koreng

Cara Pengobatan
Untuk pengobatan luar dan dalam ada sedikit perbedaan. Untuk pengobatan luar kita bisa memulainya dengan cara mengambil dan memilih daun landik segar lalu dicuci dan dibersihkan, kemudian digiling/ditumbuk hingga halus. ramuan halus tersebut bisa ditambah dengan air kapur sirih secukupnya. Jika telah siap, silakan balur dan tempelkan pada bagian sakit ataupun sisi luka yang diderita.

Sedangkan untuk obat dalam, kita cukup mengambilnya beberapa lembar (sesuai kebutuhan), pilih yang bagus dan kemudian cuci hingga bersih. Daun landik yang telah disiapkan tersebut selanjutnya direbus hingga mendidih beberapa saat. Air rebusan itulah yang harus kita ambil untuk dikonsumsi layaknya minum air putih.

Hal yang butuh diperhatikan adalah bahwa tumbuhan obat bernama landik ini sama sekali tak disarankan dikonsumsi oleh kaum perempuan yang sedang dalam masa kehamilan.

Sumber Rujukan:
[1] Landik Obat Luka, Koran cetak Minggu Pagi 7 Juni 2015. Diakses pada 7 Juni 2015
[2] Gambar ilustrasi, sehatalami.besaba.com Diakses pada 7 Juni 2015
[3] http://ensiklo.com/2015/06/07/landik-tanaman-yang-memiliki-manfaat-untuk-obat-luka/


baca selanjutnya...

Friday, August 14, 2015

Khasiat tanaman landik bagi kesehatan

Tumbuhan ini berasal dari Madagaskar dan dapat ditemukan sampai ketinggian 100m dpl. Tumbuh liar di hutan dan di ladang, atau ditanam di halaman sebagai tanaman hias, tanaman pagar dan sebagai tumbuhan obat. Tanaman landik ini kategori perdu bercabang banyak, tinggi 1-2m, berduri batang berkayu, warna coklat tua. Ciri tanaman landik berdaun tunggal, letak berhadapan, bertangkai pendek, pada pangkal tangkai terdapat sepasang duri yang kuat dan tajam dan berwarna merah ungu.

Nama lokal:
barleria lupulina(latin), landik, sujen trus(jawa), hua ye jia du juan(china)

Penyakit yang dapat diobati:
gigitan anjing/ular berbisa, bengkak, terpukul, bisul, luka berdarah, rematik, korengan.

Pemanfaatan: daun
Daun landik berguna untuk mengatasi:
- gigitan anjing dan ular berbisa
- bengkak akibat terpukul atau terjatuh
- bisul, luka berdarah, koreng
- rematik

Cara pemakaian:
Daun segar sebanyak 6-10gram direbus, lalu diminum.
Untuk pemakaian luar: daun segar digiling halus, tempelkan pada tempat yang sakit.

Contoh pemakaian:
rematik
Segenggam daun landik dicuci bersih lalu digiling halus. Tambahkan air kapur sirih secukupnya sambil diremas sampai menjadi bubur. Gunakan untuk membalur dan menggosok bagian tubuh yang sakit.

catatan:
bagi perempuan hamil dilarang minum ramuan tumbuhan obat ini.

komposisi:
sifat kimiawi dan efek farmakologis: pedas, hangat. Melancarkan aliran meridian.
kandungan kimia: daun mengandung polifenol, sengkan batang dan akar mengandung polifenol, saponin, dan flavonoida.

Sumber : http://lintashealthy.blogspot.com/2013/12/khasiat-tanaman-landik-bagi-kesehatan.html


baca selanjutnya...

Monday, February 2, 2015

Daun Landik Hentikan Perdarahan

Sofyan masih mengingat kejadian 2 tahun silam saat sang istri, Ida, melahirkan di sebuah klinik bidan di Purwokerto, Jawa Tengah. Saat sang jabang bayi menghirup udara untuk pertama kali, sang istri yang melahirkan secara normal itu mengalami perdarahan hebat. “Selama dua hari banyak darah yang keluar,” kata Sofyan yang dilanda kepanikan saat itu. Bidan yang menangani memang memberikan obat untuk menyetop perdarahan, tapi tetap belum mampu menolong.

Perdarahan pasca melahirkan yang dialami Ida terjadi lantaran rahim berkontraksi saat mengeluarkan bayi sekaligus upaya tubuh ibu melepaskan plasenta. Kontraksi tersebut akan membantu menekan pembuluh darah, tempat plasenta menempel. Namun bila rahim tidak dapat berkontraksi kuat, maka pembuluh darah akan pecah sehingga menyebabkan pendarahan setelah melahirkan.

Atas saran kerabat yang menjenguk, Sofyan memberi sang istri rebusan daun landik. Caranya 10 lembar daun landik direbus dalam 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas. Rebusan itu diminum 2 kali dalam sehari, pagi dan sore hari. “Besok paginya setelah konsumsi perdarahan sudah berkurang, bahkan malamnya perdarahan sudah berhenti total,” kata Sofyan mengenang.

Sejatinya daun Landik Barleria lupulina merupakan tanaman asli dari Mauritius yang menyebar luas ke daratan Benua Asia dan Afrika. Lantaran corak daun menarik, tanaman landik justru lebih populer sebagai tanaman hias. Nah salah satu negara yang masyarakatnya sudah merasakan khasiat tanaman landik secara turun-temurun adalah India.

Riset Sudipa Mandal dan rekan dari Departemen Botani Rampurhat College, India seperti dipublikasi dalam International Journal of Pharmaceutical Development & Technology pada 2014 menyebutkan masyarakat di India Barat secara turun-temurun memanfaatkan rebusan daun landik untuk menghentikan perdarahan. Penelitian itu juga mengungkap khasiat tanaman yang disebut sornomukhi dalam kitab pengobatan India itu dalam melenyapkan rasa sakit memar dengan cara membalurnya.

Khasiat lain daun landik adalah sebagai obat jerawat karena sifat antibakteri. Penelitian MT Chomnawang dan rekan dari Thailand seperti tertuang dalam Journal of Ethnopharmacology Volume 101 menjelaskan gadis-gadis pedesaan di Thailand secara berkala meminum air rebusan anggota famili Acanthaceae itu untuk mengobati jerawat membandel. Riset etnobotani itu juga menguak manfaat daun landik untuk meredam sakit gigi, bengkak karena luka, bahkan penetralisir racun ular.

Riset lainnya memperlihatkan bila senyawa seperti barlerin, acetylbarlerin, shanzhiside metil ester, acetylshanzhiside metil ester, ipolamiidoside, dan iridoid glukosida, selain kandungan alkaloid, tanin, dan pati pada daun landik berefek kuratif. Tanaman berefek kuratif dapat dipakai dalam jangka panjang untuk pengobatan dalam memberantas penyakit.

Khusus tanaman landik, efek kuratif bekerja terhadap beberapa patogen penyebab penyakit seperti Escherichia coli (penyebab diare, kram perut, hingga gagal ginjal), Pseudomonas aeruginosa (penyebab pneumonia, meningtis, dan infeksi saluran kemih), Klebsiella pneumonia (penyebab radang paru-paru), dan Staphylococcus aureus (penyebab keracunan).

Penelitian Sahaya Shibu Babu dan Arumugam Mahalakshmipriya dari Departemen Bioteknologi, Universitas Karpagam di India seperti tertuang dalam Jurnal Molekuler Biology Biotechnology Volume 20 membuktikan hal itu. Ekstrak tanaman landik mulai dari akar dan daun mampu melawan bakteri Staphylococcus aureus dengan nilai MIC (Minimum Inhibitory Concentration) sebesar 0,375 mg/ml. Nilai MIC menggambarkan konsentrasi terendah dari suatu bahan yang bersifat antimikrob dalam menghambat pertumbuhan mikroba tertentu.

Sumber :
http://www.bebeja.com/daun-landik-hentikan-perdarahan/


baca selanjutnya...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Sahabat Gema Herbal Medika

Site Meter

Pengunjung

free counters

  © Blogger templates The Professional Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP