Showing posts with label Buah matoa. Show all posts
Showing posts with label Buah matoa. Show all posts

Monday, August 4, 2014

Sekilas Matoa dan Manfaatnya

DESKRIPSI DAN DISTRIBUSI

Matoa (Pometia pinnata) adalah tanaman buah asli khas Papua, Matoa berasal dari keluarga (family) rambutan (Sapindaceae). Matoa sebenarnya tumbuh liar di hutan-hutan Papua, sejenis tumbuhan pohon besar, tinggi pohon rata-rata 16 meter dengan diameter rata-rata maksimum 90 cm. Matoa berbuah sekali dalam setahun, berbunga pada bulan Juli hingga Oktober. Matoa merupakan buah musiman yang berbuah pada bulan September-Nopember. Distribusinya di Papua terdapat di seluruh wilayah dataran rendah hingga ketinggian ± 1200 m dpl. Tumbuh baik pada daerah yang kondisi tanahnya kering (tidak tergenang) dengan lapisan tanah yang tebal. Iklim yang dibutuhkan untuk pertumbuhan yang baik adalah iklim dengan curah hujan tinggi (>1200 mm/tahun). Matoa terdapat juga di beberapa daerah di Maluku, Sulawesi, dan Papua New Guenea serta di daerah tropis Australia. Kini buah matoa juga terdapat di pulau Jawa (introduksi).

Di Papua terdapat 2 jenis matoa, yaitu matoa kelapa dan matoa papeda. Matoa Kelapa tekstur daging buahnya agak kenyal seperti rambutan aceh, diameter buah 2,2-2,8 cm dan diameter biji 1,25-1,40 cm. Sedangkan Matoa Papeda tekstur daging buahnya agak lembek dan lengket dengan diamater buah 1,4-2,0 cm. Tanaman ini mudah beraptasi dengan kondisi panas maupun dingin. Pohon ini juga tahan terhadap serangga, yang pada umumnya merusak buah.

Buah matoa memiliki rasa manis (manis legit) beraroma campuran antara rambutan, durian, dan kelengkeng. Bentuk buahnya lonjong, seukuran buah pinang (keluarga Palem), ketika muda berwarna hijau dan setelah matang berwarna hijau kekuningan atau coklat kemerahan atau kehitaman.

MANFAAT BUAH MATOA

Buah matoa dapat dikonsumsi segar dan memiliki rasa seperti gabungan antara rambutan, durian dan kelengkeng yang tentu saja membuat buah ini sangat lezat. Karena rasanya yang enak, buah ini memiliki nilai jual yang cukup tinggi. Buah matoa kaya akan vitamin C dan E, dan buah ini juga kaya akan kandungan glukosa jenuh, sehingga jika terlalu banyak mengkonsumsinya akan menyebabkan agak pusing (teler).

Vitamin C dan E dalam buah matoa bermanfaat sebagai antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas yang menyerang system kekebalan tubuh yang bisa merusak serta menggerogoti sel-sel tubuh. Vitamin C juga bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh dari serangan berbagai macam penyakit. Vitamin E dalam buah matoa juga dapat membantu meringankan stress, meningkatkan daya tahan tubuh, meningkatkan kesuburan wanita serta meminimalkan resiko terserang penyakit kanker serta penyakit jantung koroner. Vitamin E dalam buah matoa juga memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan kulit dengan cara menjaga serta meningkatkan kelembaban serta elastisitas kulit. Bersama-sama dengan beberapa senyawa fitokimia yang terkandung dalam buah matoa, vitamin E ini mampu meningkatkan regenerasi sel-sel kulit.

Sumber :
http://ekonomi.kompasiana.com/agrobisnis/2013/11/17/sekilas-matoa-dan-manfaatnya-608671.html


baca selanjutnya...

Thursday, March 6, 2014

Buah Matoa, Manis Legit Kaya Manfaat

Mungkin tak semua orang kenal buah matoa. Buah yang mempunyai nama latin Pometia pinnata ini merupakan tanaman khas Papua dan menjadi flora identitas Papua Barat. Buah yang rasa dan aromanya enak ini ternyata kaya manfaat!

Pohon buah matoa termasuk pohon besar dengan tinggi rata-rata 18 meter dengan diameter rata-rata maksimum 100 cm dan tahan terhadap serangga yang umumnya merusak tanaman. Iklim yang dibutuhkan untuk pertumbuhan yang baik adalah iklim dengan curah hujan yang tinggi.

Buah ini sekilas terlihat seperti buah kedondong dengan kulit hijau kecokelatan dan bentuknya agak oval. Cara membuka buah ini, pecahkan kulit buah dengan tekanan dari ibu jari. Cangkangnya tidak terlalu keras dan terdapat selaput tipis pembungkus di dalamnya.

Salah satu keunikan buah matoa adalah aromanya yang mirip buah durian. Tekstur buah ini bisa dideskripsikan seperti kelengkeng sedikit kenyal seperti nangka, dan rasa buah ini manis legit. Unik sekali.

Buah matoa seperti buah lain dan terasa segar jika dimakan, Buah ini kaya akan vitamin C dan E namun memiliki kandungan glukosa jenuh. Menurut sebagian orang yang memakannya, jika mengonsumsi secara berlebihan terasa agak teler.

Kandungan vitamin C dalam buah matoa bermanfaat sebagai antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas dan bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Kandungan vitamin E pada buah matoa dapat membantu meringankan stress, memberikan nutrisi pada kulit, serta meminimalkan resiko terserang penyakit kanker dan penyakit jantung koroner.

Buah matoa ini dihargai Rp. 30.000 per kilogram dan bisa ditemui di supermarket. Umumnya dikemas dan dijual per setengah kilogram. Jika ingin membuat jus atau buah segar yang berbeda, buah ini bisa jadi pilihan.

Sumber :
http://food.detik.com/read/2012/07/20/172159/1970904/297/buah-matoa-manis-legit-kaya-manfaat


baca selanjutnya...

Friday, February 7, 2014

Khasiat Buah Matoa

Khasiat buah matoa – mungkin tidak semua orang mengetahui tentang buah ini. Sebagian orang mengetahui bahwa buah ini merupakan buah yang berasal dari papua, padahal buah ini juga dapat dijumpai di Maluku, Kalimantan, Sulawesi dan jawa. Buah matoa ini termasuk dalam jajaran tanaman yang langka dengan memiliki rasa yang manis dengan aroma yang seperti buah durian dan sekilas dagingnya seperti buah rambutan. Buah ini memiliki pohon tinggi rindang yang bisa mencapai tinggi 20 meter dengan akar yang kuat dan kayu dari pohon matoa memiliki kualitas ekspor dan bagus untuk dijadikan bahan bangunan.

Kulit dan bentuk dari buah ini sekilas seperti buah kedondong, dengan warna kulit hijau kecoklatan dengan bentuk oval. Cangkangnya tidak terlalu keras sehingga memudahkan untuk dibuka dan memiliki selaput tipis sebagai pembungkus di dalamnya, tekstur dari buah ini seperti buah kelengkeng yang sedikit kenyal. Buah ini memiliki kandungan yang kaya akan vitamin C dan E namun memiliki kandungan glukosa yang jenuh. Dikatakan jika mengkonsumsi buah ini terlalu berlebihan dapat membuat mabuk atau teler.

Di papua, buah ini memiliki dua jenis matoa, yaitu matoa kelapa dan matoa papeda. Perbedaannya terdapat pada tekstur buah, jenis matoa kelapa memiliki tekstur yang kenyal dan dapat mengelupas mudah dari bijinya, sedangkna jenis matoa papeda memiliki tekstur daging yang agak lembek dan lengket. Buah ini akan tumbuh baik dengan iklim curah hujan yang tinggi.

Selain dengan keunikan rasa dan aromanya, buah matoa ini memiliki khasiat, seperti kandungan vitamin C yang terdapat didalam buah ini berfungsi sebagai antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas dan berguna untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Sedangkan kandungan vitamin E yang terdapat di dalam buah ini berguna untuk membantu meringankan stress, memberikan nutrisi kepada kulit, dan dapat menangkal resiko penyakit kanker dan penyakit jantung koroner.

Selain memiliki kandungan yang baik untuk tubuh, buah ini juga memiliki nilai jual yang tinggi, bisa di hargakan 20.000 ribu hingga 30.000 per kilonya. Jika anda berminat untuk mencobanya bisa ditemukan di supermarket besar. Itulah ulasan tentang khasiat buah matoa, semoga dapat bermanfaat bagi anda semua.

Sumber :
http://www.berkhasiat.com/2013/04/khasiat-buah-matoa.html


baca selanjutnya...

Saturday, November 30, 2013

Khasiat dan Manfaat Buah Matoa

Habitat matoa memang menyebar di Sumatra, Jawa, Sulawesi, Pulau Sumbawa (NTB), Maluku, dan Papua. Di Sumatra matoa sering disebut kasai, pakam, dan kungkil. Sunda: leungsir, Jawa: kayu, sapi, Kalimantan: kasai gunung, pakam, kungkil, Sulawesi: landing, kase, nautu, latut. Nama matoa sendiri berasal dari Maluku. Sebutan lainnya hatobu, ngaeke, ngaahe, kai. Di papua: ihi, miti, habele, dan tawa.

Dalam perdagangan internasional matoa kerap dikenal sebagai Fijian longan. Pohonnya memang banyak ditemukan di negara yang terletak di Samudra Pasifik itu. Penduduk setempat menyebutnya dawa.

Pohon matoa mencapai ketinggian 50 m. daun berukuran besar, bundar sampai bundar memanjang. Tulang daun tegas menonjol kebawah, dan tepi bergerigi. Tangkainya mencapai 1 m. bunga majemuk muncul dari ujung tangkai daun.

Buah bulat lonjong seukuran telur puyuh. Kulit licin, berwarna hijau waktu muda, cokelat kehitaman begitu masak. Kulit buah tipis dan kering melindungi daging yang bening, kenyal, manis, dan berair. Di dalamnya ada biji kecil berwarna cokelat kehitaman dan mengkilap.
Hasil observasi Sudarmono, peneliti Kebun Raya Bogor, matoa asal Indonesia timur yaitu Sulawesi, Maluku, dan Papua, lebih manis dan berdaging lebih tebal. Rasanya kombinasi rambutan, lengkeng, dan durian. Selain dimakan segar, buah dibuat manisan, sirup, atau jeli. Para pendatang di Papua sangat menyukai anggota keluarga Sapindaceae itu sebagai buah meja. Uniknya matoa justru kurang popular dikalangan penduduk asli cendrawasih itu. Di Sumtera Selatan penduduk menikmati panggangan biji yang berlemak.

Beberapa manfaat dari pohon matoa, diantaranya:

Kulit kayu dipakai masyarakat priangan untuk mengobati luka. Penduduk Papua menggunakan daun yang besar sebagai mulsa pada penanaman gembili atau gadung. Di Malaysia rebusan daun dan kulit kayu dipakai mandi untuk mengatasi demam. Kayunya cukup kuat untuk tiang bangunan, lantai, kusen, dan perahu.

Masyarakat Fiji menggunakan ekstrak daun matoa untuk menghitamkan rambut. Rendam daun di air panas baik untuk mengobati disentri. Sedangkan influenza dan nyeri tulang sendi diobati dengan cairan yang diperas dari kulit kayu bagian dalam. Konon kayu itu juga bersifat kontraseptif.

Sumber :
http://bestbudidayatanaman.blogspot.com/2012/11/khasiat-dan-manfaat-buah-matoa.html


baca selanjutnya...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Sahabat Gema Herbal Medika

Site Meter

Pengunjung

free counters

  © Blogger templates The Professional Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP