Showing posts with label Daun srikaya. Show all posts
Showing posts with label Daun srikaya. Show all posts

Wednesday, December 19, 2012

9 Manfaat Daun Srikaya Bagi Kesehatan

Srikaya merupakan salah satu buah – buahan yang memiliki bentuk kecil, berwarna hijau dan hanya hidup di daerah tropis saja. Srikaya ini berasal dari Hindia Barat yang baru akan berbuah setelah pohonnya berumur 3 tahun sampai dengan 5 tahun. Rasanya yang manis membuat buah srikaya ini menjadi salah satu buah yang disukai masyarakat, terutama masyarakt Indonesia. Selain itu, buah srikaya ternyata memiliki beberapa khasiat dan manfaat yang sangat baik untuk kesehatan tubuh kita, terutama daun srikaya. Memang benar daun srikaya ini memiliki rasa yang pahit, namun dibalik rasanya yang pahit tersebut memiliki sejuta manfaat untuk tubuh kita.

Manfaat Daun Srikaya
Berikut adalah beberapa manfaat daun srikaya yang baik untuk kesehatan tubuh kita :
1. Sebagai obat antiradang.
2. Mengobati penyakit batuk ringan.
3. Menyembuhkan demam.
4. Meredakan nyeri reumatik.
5. Membantu menurunkan kadar asam urat.
6. Mengobati diare.
7. Mengobati disentri.
8. Membantu melancarkan pencernaan.
9. Menyembuhkan flu.

Nah, itulah beberapa khasiat daun srikaya yang baik untuk kesehatan tubuh kita. Untuk itu, bagi anda yang memiliki gejala penyakit seperti di atas bisa memanfaatkan daun srikaya.

Khasiat Daun Srikaya
Di atas adalah beberapa manfaat daun srikaya yang sangat baik untuk kesehatan tubuh kita. Masih banyak lagi manfaat dan khasiat daun srikaya ini seperti untuk kesehatan rambut, yaitu mengurangi rambut rontok, menghilangkan kutu pada rambut, dan berbagai manfaat lainnya yang baik untuk tubuh. Cara mengkonsumsi daun srikaya ini sangatlah mudah, yaitu dengan merebusnya dengan air secukupnya dan sisakan sekitar satu gelas untuk diminum. Minum air hasil rebusan tersebut minimal sehari 2 kali saja secara rutin untuk dapat merasakan efeknya.

Semoga bermanfaat.

Sumber : http://makanansehat123.blogspot.com/2012/11/9-manfaat-daun-srikaya-bagi-kesehatan.html


baca selanjutnya...

Saturday, September 15, 2012

Daun Srikaya Penyembuh Panas Dalam

SRIKAYA yang buahnya selama ini dikonsumsi karena kelezatannya, ternyata mempunyai kekuatan pada daunnya yang dapat dimanfaatkan sebagai obat penurun panas. Menurut Mutasar, daun srikaya merupakan salah satu obat tradisional yang digunakan masyarakat Buton sejak zaman dulu.

Sayang dengan seiring perkembangan zaman dan munculnya berbagai obat penurun panas yang dijual instan di berbagai apotek, maka obat tradisional tersebut sudah hampir tidak pernah lagi digunakan. Padahal, lanjut Tasar, Obat tersebut mempunyai khasiat yang tidak kalah dengan obat yang dikeluarkan dari ilmu kesehatan.

"Sekarang ini sudah jarang mi.. kita liat orang yang gunakan obat itu, padahal orang dulu itu rata-rata pakai obat itu untuk sembuhkan panas dalam," ungkapnya.

Dia menambahkan keunggulan dari obat tradisional dibanding dengan obat yang dijual di pasaran yakni dari segi efek obat. Obat tradisional tidak memiliki efek samping seperti obat yang biasa dijual di apotik. Selain itu obat tradisonal juga unggul karena bahannya alami.

Sumber : http://www.radarbuton.com/


baca selanjutnya...

Thursday, September 13, 2012

Manfaat Daun Srikaya

Tumbuhan tropis ini memiliki banyak nama, tergantung daerah mana tumbuhan tersebut tumbuh. Tumbuhan ini umumnya tumbuh di dareah kering dan berbatu. Tumbuhan buah buahan kecil ini bisa hidup cukup baik dengan sinar matahari yang cukup. Srikaya akan berbuah setelah berumur sekitar 3 sampai 5 tahun. Dan akan bisa kita temuai sampai ketinggian 800 meter dari permukaan laut. Tinggi tumbuhan ini bisa mencapai 2 sampai 5 meter. Dan anda harus hati hati dengan getahnya, karena memiliki racun yang bisa berbahaya. Dari dunia manapun tumbuhan ini di gunakan sebagai obat tradisional, umumnya yang di gunakan sebagai obat adalah akar, kulit kayu, daun dan biji dari tumbuhan srikaya ini.

Manfaat daun srikaya yang terkandung

Bijinya berkhasiat untuk memacu enzim pencernaan, berkhasiat abortivum, berkhasiat anthelmintik, dan bisa sebagai pembunuh serangga (insektisida). Kulit kayunya bermanfaat sebagai astringen serta tonikum. Buahnya yang masih muda dan biji juga berkhasiat sebagai antiparasit.

Akarnya memiliki rasa yang pahit, dan sifatnya yang dingin. memiliki khasiat sebagai antiradang, sebagai antidepresi. Daunnya yang memiliki rasa pahit, dan agak sedikit kelat, sifatnya memang sedikit dinginn. bisa Berkhasiat sebagai astringen, dan antiradang, serta peluruh cacing di usus (antheimintik), bisa dan mampu mempercepat pemasakan bisul dan abses.

Akar dan kulit kayu tumbuhan srikaya mengandung flavonoida,mengandung borneol, mengandung kamphor, mengandung terpene, dan mengandung alkaloid anonain. Dan Di samping itu, akar dari srikaya juga mengandung saponin, mengandung tanin, dan mengandung polifenol. Biji srikaya mengandung minyak, mengandung resin, dan bahan beracunnya yang bersifat iritan. Buah srikaya mengandung asam amino, dan juga gula buah, serta mucilago. Buah muda yang mengandung tanin.

Ternyata manfaat daun srikaya ini memiliki manfaat yang besar bagi kesehatan. Namun hati hati selain manfaat dari daun srikaya ini, memiliki racun yang juga bisa berbahaya bagi anda. Oleh sebab itu saya tidak menganjurkan anda mengkonsumsi akar, batang, dan daunnya, tanpa pengetahuan yang lebih banyak bagi anda yang sedang hamil. tapi untuk mengkonsumsi buahnya saja masih di perbolehkan dan tidak apa apa. Sebaiknya anda berkonsultasi ke pakar herbalis untuk keamanan dan kesehatan anda mengkonsumsi manfaat daun srikaya tentunya.

Sumber : http://buahuntukdiet.com/manfaat-daun-srikaya.html


baca selanjutnya...

Thursday, June 16, 2011

Srikaya, Buah Surga Obat Beragam Penyakit

Srikaya termasuk pohon buah-buahan kecil yang tumbuh di tanah berbatu, kering, dan terkena cahaya matahari langsung. Tumbuhan yang asalnya dari Hindia Barat ini akan berbuah setelah berumur 3-5 tahun. Srikaya sering ditanam di pekarangan, dibudidayakan, atau tumbuh liar, dan bisa ditemukan sampai ketinggian 800 m dpi.

Perdu atau pohon kecil ini mempunyal tinggi 2-5 m, kulit pohon tipis berwarna keabu-abuan, getah kulitnya beracun. Daun bertangkai, kaku, ietaknya berseling. Helaian daun bentuk lonjong sampai jorong menyempit, ujung dan pangkai runcing, tepi rata, panjang 6-17 cm, lebar 2,5-7,5 cm, permukaan daun warnanya hijau, bagian bawah hijau kebiruan, sedikit berambut atau gundul. Bunga 2-4 kuntum (berhadapan), keluar dan ujung tangkai atau ketiak daun, warnanya hijau kuning. Buahnya buah semu, bentuk bola atau kerucut, permukaan berbenjol-benjol, warnanya hijau berserbuk putih, penampang 5-10 cm, jika masak, anak buah akan memisahkan diri satu dengan lainnya. Warnanya hijau kebiru-biruan. Daging buah berwarna putih, rasanya manis. Biji masak berwarna hitam mengkilap.

Perbanyakan dengan biji.

Sifat dan Khasiat
Akar rasanya pahit, sifatnya dingin. Berkhasiat antiradang, antidepresi. Daun rasanya pahit, kelat, sifatnya sedikit dingin. Berkhasiat astringen, antiradang, peluruh cacing usus (antheimintik), serta mempercepat pemasakan bisul dan abses.

Biji berkhasiat memacu enzim pencernaan, abortivum, anthelmintik, dan pembunuh serangga (insektisida). Kulit kayu berkhasiat astringen dan tonikum. Buah muda dan biji juga berkhasiat antiparasit.

Kandungan Kimia
Akar dan kulit kayu mengandung flavonoida, borneol, kamphor, terpene, dan alkaloid anonain. Di samping itu, akarnya juga mengandung saponin, tanin, dan polifenol. Biji mengandung minyak, resin, dan bahan beracun yang bersifat iritan. Buah mengandung asam amino, gula buah, dan mucilago. Buah muda mengandung tanin.

Bagian yang Digunakan
Bagian tanaman yang dapat digunakan sebagai obat, yaitu daun, akar, buah, kulit kayu, dan bijinya.

Indikasi

Daun digunakan untuk mengatasi:
* batuk, demam,
* reumatik,
* menurunkan kadar asam urat darah yang tinggi,
* diare, disentri,
* rectal prolaps pada anak-anak,
* cacingan, kutu kepala,
* pemakaian luar untuk borok, luka, bisul, skabies, kudis, dan ekzema.

Biji digunakan untuk mengatasi:
* pencernaan lemah,
* cacingan, dan
* mematikan kutu kepala dan serangga.

Buah muda digunakan untuk mengatasi:
* diare, disentri akut, dan
* gangguan pencernaan (atonik dispepsia).

Akar digunakan untuk mengatasi:
* sembelit,
* disentri akut,
* depresi mental, dan
* nyeri tulang punggung.

Kulit kayu digunakan untuk mengatasi:
* diare, disentri, dan
* luka berdarah.

Cara Pemakaian
Untuk obat yang diminum, lihat cara pemakaian. Untuk pemakaian luar, rebus daun dan airnya, lalu gunakan untuk mencuci luka dan borok. Selain itu, dapt juga dilakukan dengan menggiling bijinya menjadi bubuk, gunakan untuk membasmi kutu kepala, kutu anjing, dan senangga. Gunakan buah masak untuk mengobati bengkak karena memar dan abses.

Efek Farmakologis dan Hasil Penelitian
Berdasarkan hasil penelitian, srikaya mempunyai aktivitas antipnotozoa dan antheimintik.

Contoh Pemakaian

* Borok, bisul keras
Cuci daun segar secukupnya, lalu giling sampai halus. Tambahkan sedikit garam, lalu gunakan ramuan ini untuk menurap borok atau bisul dan balut. Dalam sehaii, ganti 2-3 kali.
* Mematangkan bisul
Ambil isi buah yang sudah masak, lalu giling halus. Tambahkan sedikit garam sambil diaduk merata, turapkan pada bisul, lalu balut dengan kain kasa.
* Tiba-tiba pingsan, menenangkan penderita histeris
Cuci daun segar secukupnya, lalu tumbuk sampai halus. Dekatkan gilingan daun tadi pada hidung penderita agar baunya terhisap oleh penderita.
* Membasmi kutu anjing
Mandikan anjing yang berkutu dengan air rebusan daun atau biji srikaya. Caranya, tumbuk halus daun atau biji srikaya, tambahkan air secukupnya, lalu saring airnya dan gunakan untuk memandikan anjing.
* Mematikan kutu kepala
Cuci biji srikaya (10 butir) dan daun srikaya segar (1 genggam), lalu giling sampai halus. Tambahkan sedikit minyak kelapa, lalu aduk merata. Turapkan pada kulit kepala, lalu bungkus dengan kain. Setelah tiga jam, buka dan cuci sampai bersih. Jangan sampai bilasan air masuk ke mata karena dapat menyebabkan iritasi dan meradang.
* Cacingan pada anak
Cuci daun srikaya segar (15 lembar), lalu rebus dengan lima gelas air sampai tersisa tiga gelas. Setelah dingin, saring dan minum tiga kali sehari, masing-masing satu gelas.
* Gangguan pencernaan
Cuci daun srikaya segar secukupnya, giling sampai halus, lalu tambahkan minyak kelapa secukupnya. Tempelkan pada perut.
* Diare
Cuci kulit batang srikaya (6-10 g), potong kecil- kecil, lalu tambahkan gula merah secukupnya. Rebus dengan empat gelas air sampai tersisa separuhnya. Setelah dingin, saring dan minum dua kali sehari, masing-masing satu gelas.
* Kudis
Cuci daun srikaya segar (15 lemban), lalu giling sampai halus. Remas dengan air kapur sirih sebanyak satu sendok teh dan gunakan untuk menggosok kulit yang kudis. Lakukan sehari dua kali.

Catatan
* Ibu hamil dilarang minum rebusan biji buah srikaya.
* Hati-hati jika minum rebusan biji, kulit kayu, dan akar srikaya karena mengandung racun.
* Hanya digunakan dibawah pengawasan herbalis berpengalaman.

Sumber : http://tribunindonesia.wordpress.com/2008/02/11/srikaya-buah-surga-obat-beragam-penyakit/


baca selanjutnya...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Sahabat Gema Herbal Medika

Site Meter

Pengunjung

free counters

  © Blogger templates The Professional Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP